Beginilah Rindu

Bismillah…

Ketika hanya rindu yang membingkai hati
Waktu terasa begitu lambat
Berjalan lelah dan terseok-seok
Dalam rasa yang berat, dalam jiwa yang pedih karena menahan sesak

Dingin menjadi teman, hujan menjadi nyanyian tentang rasa yang harus tertahan. Baca lebih lanjut

Iklan

Dimanakah Syahadatmu?

Bismillah…

Dimanakah Allah dihatimu? saat saudara-saudara seakidahmu engkau habisi sehabis-habisnya.

Dimanakah Rasul mulia yang kau cintai sepanjang hayat dihatimu? saat dengan mudahnya engkau menghabisi nyawa sesama muslim hanya karena alasan kekuasaan.

Dimanakah syahadatmu? dimanakah keimananmu?

Dunia menjadi gelap..

Waktu seakan pekat.. Baca lebih lanjut

Jika Rindu

Bismillah…

Jika aku tahu rindu akan dirasai seberat ini, maka aku tak berani untuk mengambil resiko menjalaninya.

Jika aku tahu rindu akan menyesakkan dada seperti ini, maka sejak dulu aku sudah menyerah untuk mengejar semua ini.

Dalam sujud, do’a, air mata,

Dalam senang, duka, hangat maupun dinginnya udara,

Hanya rindu yang berbisik manis pada pagi, Baca lebih lanjut

Tentang Kita

Bismllah…

Mungkin ini sebuah kecukupan rasa. Kecukupan yang selama ini kucari. Kecukupan yang kutemukan semuanya di dirimu. Tahukah kamu cinta ? ada bayang-bayang yang senantiasa bersama. Bayang-bayang tentangmu yang merubah banyak hal tentangku, juga mungkin tentang kita. Kamu tahu dengan sangat gamblang pesan-pesan syurgawi yang kusampaikan. Yang kuujar meski hanya dalam canda. Kamu juga sangat tahu apa-apa yang kurang dari diriku. Namun tahukah kamu cinta ? sampai sekarang aku masih belajar menerima “pengaturan”mu dengan lapang, sebab pada dasarnya, aku cukup sulit menerima sebuah perubahan. Namun, jika banyak yang bilang cinta mampu merubah banyak hal. Maka dengan alasan itu, entah kenapa, aku menyukai setiap perubahan yang terjadi di dalam diri. Menikmati omelanmu yang kadang-kadang segera kuakhiri dengan mencubit hidungmu. Menikmati tiap jengkal diri yang kupikir semakin hari semakin tak biasa dari yang pernah ada.

Tahukah kamu, ada kelegaan yang datang ketika baru saja kudengar senyummu yang renyah, meski penat telah mewarnai hariku. Juga kadang ada sebentuk kesyukuran yang tak bisa kuekspresikan kepadamu, tentang beruntungnya aku memilikimu. Sikapmu yang “biasa-biasa saja” adalah tawa bagiku. Bagaimana bisa, dua orang dengan karakter yang berbeda bisa bersama ? sedangkan aku yang sangat meletup-letup ini bertemu dengan kamu yang “adem-ayem”, sering sekali membuat suasana menjadi kacau, tak sesuai harapanku. Kata-kata “G” besar yang sering kau ucapkan, malah membuatku semakin sering untuk menggombal 😀 walau aku sudah benar-benar tahu apa reaksimu. Tapi tahukah kamu cinta ? semuanya tak pernah membuatku berhenti untuk mencandaimu. Membuatmu tertawa hingga wajah yang tenang dan penuh senyum itu kembali hadir. Namun bisakah cinta, jika aku berkata, aku juga sering membuatmu bahagia akhir-akhir ini ? 🙂 Baca lebih lanjut

Rindu Itu

Bismillah…

Rindu itu menusuk-nusuk, ketika suaramu beradu disana. Aku meminta doamu untukku, meski kutahu selalu ada.. Bahkan di tiap jejakmu. Maka menjelmamu dalam rindu-rindu di sujud-sujudku, adalah ungkapan betapa cinta telah Allah anugerahkan kepada kita. Lalu apalagi yang kita butuh jika rasa itu telah saling terpaut ?

Ini gelisah yang berbeda, gelisah yang beradu dengan keyakinan bahwa senyummu selalu akan menguatkan langkah perjuangan ini. Bahwa binar matamu memandang bahuku adalah pemberian kekuatan, karena kau telah membuang jauh air mata setelah berjanji setia untuk menjadikanku sebagai qowwam-mu.

Rindu itu, masih menusuk-nusuk. Namun sungguh, ia bercampur dengan nafas kesyukuran tak tertahankan pada Allah, pada Tuhan kita bersama. Kesyukuran yang tak habis-habisnya seperti merasai kehadiranmu dalam tiap pekur kenikmatan dzikir bersama-Nya. Maka ijinkanlah aku untuk selalu merasakan semuanya sebagai bentuk terindah dari nikmat Allah yang pernah ada selama ini.

Baca lebih lanjut

Sajak Sore (2)

Bismillah…

 

Pada tatap siang yang panas, dan gugurnya daun-daun di awal summer. Kau menjadi senyum di tiap hariku

Seperti gelegar petir yang mengaung siang ini. Teriakan dan lecutan semangat tanpa suara darimu selalu terdengar dari sini, “hatiku..”

Namun apakah takdir selalu akan berpihak pada sajak perjuangan? sedangkan Tuhan kita mengatakan, “tak selalu”. Namun setiap usaha, selalu akan ada balasannya

Maka sampai di titik inipun, aku masih berusaha. Mengusahakn yang terbaik agar ketika kita bersama, senyum merekahmu selalu akan menjadi bahagiaku Baca lebih lanjut