Membaca Masa Lalu

Bismillah…

Ada dua kejadian yang selalu membuat jiwa saya terasa sesak karena buramnya masa lalu.

Yang pertama adalah ketika saya sedang membaca, apapun kisahnya, kemudian topik bacaan tersebut menyinggung masalah broken home. Di awal masa kuliah S1 dulu, saya bisa tiba-tiba gemetaran, menangis, dan bahkan tidak bisa bergerak sama sekali karena kisah masa lalu saya yang buram tiba-tiba hadir seketika.

Ternyata, kejadian yang kelam di masa lalu tidak akan pernah bisa hilang dari memori seseorang. Saya menulis ini dengan lega setelah kejadian-kejadian itu sudah berlalu hampir 10 tahun lamanya. Tapi sungguh, rasa sakit, rasa kesal, rasa sedih masih sangat membekas di dada. Continue reading

Iklan

Journey to PhD (5) – Finally, Bristol University

Bismillah..

Ini adalah rangkuman cerita bertajuk “Journey to PhD”. Semua tulisan dalam tema ini akan mengangkat kisah studi saya hingga memperoleh gelar PhD -Insya Allah-

Biar lebih mantep membaca cerita saya yang ini, sebaiknya yang belum menengok cerita sebelumnya, bisa membuka laman ini.

Akhirnya ada panggilan Interview

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, ditengah proses mendaftar beasiswa DIKTI, saya terus membuka harapan untuk melamar beasiswa melalui skema PhD position. Ada 3 Universitas yang akhirnya saya masukkan yaitu TU Delft – Belanda, Universitas Nantes – Perancis, dan NTNU – Norwegia. Setelah memasukkan lamaran sekitar akhir Februari, ditengah mempersiapkan riset S3 saya di Bristol University, secara mengejutkan saya mendapatkan undangan Interview untuk PhD position di TU Delft. Sore hari, 20 Maret 2014, tiba-tiba email dari Prof. Guang Ye bertajuk “Invitation for a skype Interview” “mendarat” di gmail-ku.

Dear Mr. Ario Muhammad

I would like to invite you for a Skype interview for the PhD position on long-term performance of geopolymer concrete in Microlab, TU Delft. The interview will start from 10:00am (Amsterdam time), Friday, 21 March 2014.

If you are still interested in this position please inform me your availability for the interview.

My Skype account: ******

Thank you very much.

Kind regards,

Ye Guang, PhD

Betapa kagetnya mendapatkan undangan ini. Saya segera membalas email Beliau dengan menyatakan ketertarikan saya untuk bergabung dengan kelompok riset beliau. Masalah datang ketika akun Skype saya ternyata sudah hampir 2 tahun tidak digunakan. Sejak kembali ke Indonesia, saya memang jarang sekali memakai Skype sebagai media komunikasi dengan rekan-rekan saya di luar Surabaya. Akhirnya saya memakai Skype istri saya untuk mempersiapkan wawancara bersama Dr. Guang Ye.

Tu-Delft-Library-92

Continue reading

Journey to PhD (1) -Mencari Kampus S3-

Bismillah..

Ini adalah rangkuman cerita bertajuk “Journey to PhD”. Semua tulisan dalam tema ini akan mengangkat kisah studi saya hingga memperoleh gelar PhD -Insya Allah-

Setelah kurang lebih 6 bulan pencarian kampus untuk S3, kami sekeluarga mulai menemukan titik terang. Sebelum saya membahasnya satu persatu, saya ingin sekali menceritakan kisah selama mencari studi PhD ini.

Yang pertama, dan mungkin tidak banyak diketahui orang, saya pernah menjadi salah satu mahasiswa PhD di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST), kampus dimana saya menyelesaikan studi Master saya. Saya sempat menyelesaikan 6 SKS perkuliahan selama 1 tahun sebelum memutuskan untuk mengundurkan diri dari studi PhD di sana. Keputusan mengakhiri studi ini adalah salah satu keputusan paling mumusingkan, walau tidak sampai membuat Saya stress, hanya tidak bisa tidur semalaman dan membangunkan Istri untuk memutuskan apakah saya akan melanjutkan studi S3 saya di NTUST atau tidak.

Beberapa alasan keluarga jelas menjadi pertimbangan utama kenapa saya tidak melanjutkan studi S3 saya di NTUST, walau banyak orang menyayangkannya. Alasan pertama karena saya tidak bisa pisah dengan keluarga. Saat ini, ketika DeLiang sudah berusia 13 bulan, saya mungkin lebih siap untuk meninggalkan keluarga, namun saat-saat dimana Istri saya baru saja melahirkan, dan DeLiang yang masih berusia sangat muda ketika itu membuatku memutuskan untuk menghentikan studi S3-ku disana.

Gambar

University College London (UCL)

Continue reading