5 tahun pernikahan kami

Bismillah…

Dua hari lalu adalah salah satu momen penting dalam keluarga kami. Lima tahun yang lalu, di tanggal yang sama, saya dan Istri resmi terikat secara agama dan negara sebagai pasangan suami Istri. Biar tidak mengulangi kesalahan melupakan hari ulang tahun Istri tahun lalu, saya memutuskan untuk merangkum kenangan kami bersama selama 5 tahun pernikahan kami. Dibanding membuat video, saya lebih suka menulis, jadilah tulisan ini merangkum kenangan pernikahan kami. Semoga suatu waktu bisa menjadi cerita menarik bagi anak-cucu kami 🙂

Pra nikah

Saya pernah iseng bertanya ke Istri, kenapa memilih saya? waktu itu status saya masih pengangguran dan hanya bermodalkan beasiswa PhD dari National Taiwan University of Science and Tech. (NTUST) sebesar 15,000 NT (kala itu 1 NT = Rp. 300,-). Jawabannya terasa absurd:

“Karena tidak ada alasan untuk menolak abi.”

Entah senang atau bagaimana. Jawabannya sudah cukup membuat saya tidak bertanya lagi. Saya juga beruntung karena memiliki Ibu mertua dan keluarga Istri yang paham bahwa menikah itu soal Ibadah, bukan hanya soal materi.  Baca lebih lanjut

Iklan

[Tentang Mimpi] Akhirnya menembus Gramedia

Bismillah…

Masih ingat postingan tentang Novel Pertama saya?

Alhamdulillah, Allah punya rencana lain untuk menerbitkan novel ini. Akhirnya hari ini naskah novel sy diterima Elex Media Komputindo (Gramedia) dan Insya Allah akan diterbitkan bulan Ramadhan ini.

Saya masih menunggu revisi naskah yang akan saya kerjakan sambil melakukan riset simulasi tsunami, persiapan presentasi, dan mamasukkan aplikasi Travel Grant untuk sebuah Symposium di September nanti. Baca lebih lanjut

Galaunya Bujang (Lokal)

Bismillah…

Saya mau rileks dulu ah, hadiahin diri ini dengan menulis karena berhasil selesain progress report ke DIKTI padahal awalnya agak ragu karena kemarin baru sembuh dari sakit. Dan ini pun belum 100%.

Pagi-pagi saya sudah nekat. Jika masih bertahan malasnya, saya tidak akan mengembalikan kegiatan produktif saya yang sudah saya buat sejak dulu. Akhirnya ngejar bus jam 7.30 pagi, berenang, sarapan yang mahalll :D, rugi sih, tapi gak paapa, riset sampe jam 2.30 pm dengan break sholat di Masjid Islamic Center Bristol University (Duhur) dan Ashar di office saya.

Ingin cerita soal Bujang lokal ahh.. 🙂

Istilah ini unik

Kenapa saya bilang unik, karena gara-gara cerita soal Bujang Lokal ini (disingkat BULOK) teman-teman Malaysia saya ngakak ga berhenti karena mereka gak kebayang ada Istilah model begitu di Indonesia. Bujang lokal ini, bagi yang belum mengerti, adalah Istilah bagi para lelaki single (perempuan rada ga wajar), yang terpaksa jauh dari Istri dan keluarga mereka. Sepertinya di Malaysia tidak ada Istilah ini.

Nah, lalu bagaimana nasib para bujang lokal kayak saya, apalagi jauhnya gak kira-kira. Untuk pulang ke Indonesia saja bisa ngabisin ratusan pound yang gak perlu kalian hitung ke rupiah. Dijamin bangkrut 😀  Baca lebih lanjut

Membaca Masa Lalu

Bismillah…

Ada dua kejadian yang selalu membuat jiwa saya terasa sesak karena buramnya masa lalu.

Yang pertama adalah ketika saya sedang membaca, apapun kisahnya, kemudian topik bacaan tersebut menyinggung masalah broken home. Di awal masa kuliah S1 dulu, saya bisa tiba-tiba gemetaran, menangis, dan bahkan tidak bisa bergerak sama sekali karena kisah masa lalu saya yang buram tiba-tiba hadir seketika.

Ternyata, kejadian yang kelam di masa lalu tidak akan pernah bisa hilang dari memori seseorang. Saya menulis ini dengan lega setelah kejadian-kejadian itu sudah berlalu hampir 10 tahun lamanya. Tapi sungguh, rasa sakit, rasa kesal, rasa sedih masih sangat membekas di dada. Baca lebih lanjut

Journey to PhD (5) – Finally, Bristol University

Bismillah..

Ini adalah rangkuman cerita bertajuk “Journey to PhD”. Semua tulisan dalam tema ini akan mengangkat kisah studi saya hingga memperoleh gelar PhD -Insya Allah-

Biar lebih mantep membaca cerita saya yang ini, sebaiknya yang belum menengok cerita sebelumnya, bisa membuka laman ini.

Akhirnya ada panggilan Interview

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, ditengah proses mendaftar beasiswa DIKTI, saya terus membuka harapan untuk melamar beasiswa melalui skema PhD position. Ada 3 Universitas yang akhirnya saya masukkan yaitu TU Delft – Belanda, Universitas Nantes – Perancis, dan NTNU – Norwegia. Setelah memasukkan lamaran sekitar akhir Februari, ditengah mempersiapkan riset S3 saya di Bristol University, secara mengejutkan saya mendapatkan undangan Interview untuk PhD position di TU Delft. Sore hari, 20 Maret 2014, tiba-tiba email dari Prof. Guang Ye bertajuk “Invitation for a skype Interview” “mendarat” di gmail-ku.

Dear Mr. Ario Muhammad

I would like to invite you for a Skype interview for the PhD position on long-term performance of geopolymer concrete in Microlab, TU Delft. The interview will start from 10:00am (Amsterdam time), Friday, 21 March 2014.

If you are still interested in this position please inform me your availability for the interview.

My Skype account: ******

Thank you very much.

Kind regards,

Ye Guang, PhD

Betapa kagetnya mendapatkan undangan ini. Saya segera membalas email Beliau dengan menyatakan ketertarikan saya untuk bergabung dengan kelompok riset beliau. Masalah datang ketika akun Skype saya ternyata sudah hampir 2 tahun tidak digunakan. Sejak kembali ke Indonesia, saya memang jarang sekali memakai Skype sebagai media komunikasi dengan rekan-rekan saya di luar Surabaya. Akhirnya saya memakai Skype istri saya untuk mempersiapkan wawancara bersama Dr. Guang Ye.

Tu-Delft-Library-92

Baca lebih lanjut