INFORMASI LENGKAP BEASISWA S2 & S3 DI SELURUH EROPA

promo11

Ayo ikuti kisah keluarga kami di Inggris dalam buku PhD Parents’ Stories: Menggapai Mimpi Bersama Pasangan Hidup. Dengan 60rb (termasuk ongkir dalam pulau Jawa) anda bisa mendapatkan bonus postcard Eropa dan buku ini. Pesan sekarang di sini: https://tinyurl.com/EmakPhD

INFO LENGKAP buku PhD Parents’ Stories ada di: https://ariomuhammad.com/

Berikut saya rangkumkan informasi lengkap beasiswa S2 dan S3 di Benua Eropa. Silahkan klik di link yang saya tautkan pada nama-nama tiap beasiswa. Ayo kencangkan semangatmu dan taklukan Eropa dengan kegigihanmu.

BEASISWA S2

  •  Untuk Studi Dimanapun di Eropa

Beasiswa Erasmus Mundus: adalah bantuan beasiswa dari European Comission kepada seluruh mahasiswa di berbagai belahan dunia untuk melanjutkan studi S2 di beberapa negara dan Institusi.

Beasiswa GoEuro European Study Abroad: Adalah beasiswa sebesar 2,000 Euro untuk 10 orang mahasiswa yang diterima di Universitas di Eropa.

  • Austria

Beasiswa pemerintah Austria: adalah bantuan beasiswa per bulan sebanyak 1,050 Euro selama 4 bulan bagi mahasiswa internasional di seluruh level.

  • Belgia

Beasiswa CIUF-CUD untuk negara berkembang: adalah bantuan beasiswa atau funding untuk studi S2 atau riset level S2 di Belgia. Continue reading

Dokumen/Syarat Apa Saja Untuk Masuk 20 Universitas Terbaik Dunia?


promo11

Ayo ikuti kisah keluarga kami di Inggris dalam buku PhD Parents’ Stories: Menggapai Mimpi Bersama Pasangan Hidup. Dengan 60rb (termasuk ongkir dalam pulau Jawa) anda bisa mendapatkan bonus postcard Eropa dan buku ini. Pesan sekarang di sini: https://tinyurl.com/EmakPhD

INFO LENGKAP buku PhD Parents’ Stories ada di: https://ariomuhammad.com/

Bismillah…

Tulisan yang bertajuk (Q&A Beasiswa) adalah semua kumpulan tulisan terkait pertanyaan mengenai beasiswa di semua jenjang. Semoga memudahkan! saya merangkum beberapa pertanyaan yang hampir sama agar lebih mudah kepada para penanya untuk Saya beri jawaban.

DIKTI bekerjasama dengan LPDP baru saja melaunching 50 Universitas terbaik dunia untuk dijadikan dasar seleski Beasiswa Presiden RI (BPRI) atau Presidentional Scholarships. Saya kemudian mencoba menelusuri satu per satu persyaratan di kampus-kampus tersebut. Saat ini saya baru memposting 20 kampus terbaik dunia. Insya Allah akan menyusul yang lainnya.

Catatan penting:

  1. Bisa jadi terjadi kesalahan dalam penulisan persyaratan berikut. Human error, mohon dimaklumi
  2. Saya tidak terlalu punya informasi soal memulai studi di Jepang, sehingga beberapa kampus Informasinya tidak terlalu detail. Mohon koreksi dari pembaca.

SEMOGA BERMANFAAT!

Tulisan lain terkait aplikasi beasiswa S3: http://almuhandis.wordpress.com/2014/03/25/journey-to-phd-4/ Continue reading

BELAJAR FOKUS DARI SEORANG HAFIDZAH, CALON DOKTOR BIDANG KIMIA

Langit Aberdeen masih berkabut seperti biasanya. Letaknya di bagian timur laut Skotlandia, menegaskan bahwa wilayah ini sering dihantam oleh angin yang kencang dan suhu udara yang menggigit. Ketika musim dingin tiba, kota ini akan dikenal sebagai yang terdingin di seantero inggris raya. Letak Skotlandia yang berdekatan dengan Kutub Utara menjadi alasan terbesar kenapa kota-kota di daerah ini menjadi langganan suhu tak wajar, apalagi bagi anda orang Indonesia.

Di kota granit inilah, University of Aberdeen (UoA) berada, sebuah kampus megah dengan arsitektur Eropa itu menjadi rumah kedua bagi seorang mahasiswi asal Mojokerto, Jawa Timur. Namanya Zeni Rahmawati. Sudah dua tahun terakhir ini, dia menghabiskan waktunya melakukan riset di lab Surface Chemistry and Catalysis, University of Aberdeen dibawah bimbingan Prof. James Anderson. Setiap harinya, Zeni akan menghabiskan waktu menekuri bahan-bahan kimia dilabnya untuk menuntaskan misinya berangkat ke negeri ratu Elizabeth: MENGGONDOL GELAR PhD. Mengerjakan riset di laboratorium selama di Aberdeen ini, seperti fragmen cerita yang terulang kembali baginya. Beberapa tahun silam, di ujung timur Jawa Indonesia, di kota Surabaya, ketika matahari sudah tenggelam dan waktu malam mulai merambat, Zeni, masih sibuk bekerja di laboratorium kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk menyelesaikan riset S2-nya. Dua hal yang sama terjadi, namun di dua lokasi yang berbeda tempat dan benua, adalah hafalan al-qur’an yang senantiasa mengiringi Zeni menuntaskan pekerjaan risetnya.

Edensor

Edensor

Di Nusantara, kita mungkin sering menjumpai penghafal Al-qur’an di pesantren-pesantren yang berada hampir di seluruh Indonesia. Namun tidak untuk para pelajar yang berlatar belakang kelimuan umum. Ditengah kesibukan mereka mengejar ilmu, bisa menjadi seorang penghafal al-qur’an 30 Juz adalah hal yang langka. Zeni Rahmawati adalah sosok pengecualian. Menjelang akhir studi S1-nya di jurusan Kimia, ITS, Zeni membuat satu misi besar dalam hidupnya: MENGHAFAL AL-QURAN. Sebuah misi yang agung bagi seorang muslim karena tidak semua orang dapat merasakannya.

TUJUAN YANG MULIA

“Aku punya TIGA alasan terbesar kenapa aku menghafal Al-qur’an.” Kata zeni membuka wawancaraku dengannya via skype beberapa waktu yang lalu. Continue reading

Journey to PhD (45) – Akhirnya SUBMIT PhD Thesis

Bismillah…

Hari ini, 3 tahun 2 bulan sudah perjalanan studi S3 saya terlewati. Banyak orang melihat skenario perjalanan studi S3 saya seperti cerita menarik tanpa kendala, bak dongeng tanpa konflik. Ada juga yang berkesimpulan bahwa saya bisa melewatinya karena otak encer dan mudah menaklukkan kesulitan. Tak banyak yang kemudian belajar bahwa dibalik cerita yang dibilang tanpa kendala ini, tanpa ada konflik yang berarti ini, ada perjuangan dan kerja keras yang tak mudah.

3 tahun 2 bulan ini adalah sebuah perjalanan panjang yang menguras emosi, isi kepala, merontokkan rambut di ubun-ubun, juga hari-hari yang terlewati dengan kerja keras tak henti. Maka saya memberi apresiasi yang sangat besar kepada para pejuang akademik di level ini. PhD adalah proses yang tak mudah –at least bagi saya yang miskin ilmu dan pengalaman-. Ini perjalanan yang hanya bisa dilewati oleh mereka yang panjang nafasnya, mau bertarung dengan revisi demi revisi, kegagalan demi kegagalan riset di laboratorium, hingga hasil analisis yang seringkali tak sesuai harapan.

DeLiang dan PhD Thesis saya

Continue reading