Journey to PhD (41) – Kupas tuntas studi S3 di Inggris Raya (UK)

Bismillah…

Ini adalah rangkuman cerita bertajuk Journey to PhD”. Semua tulisan dalam tema ini akan mengangkat kisah studi saya hingga memperoleh gelar PhD -Insya Allah-

Ketika membanjirnya peluang beasiswa dalam kurun waktu 5-10 tahun terakhir, kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi bagi setiap lapisan masyarakat di Indonesia juga terus bertambah. Jika sebelumnya, untuk merasakan dunia pendidikat postgraduate (pasca sarjana) di UK hanya bisa diandalkan lewat beasiswa Chievening, Erasmus Mundus, atau Islamic Development Bank (IDB). Maka adanya peluang beasiswa seperti LPDP dan BUDI-DIKTI (sebelumnya BPP-LN DIKTI) membuka peluang yang lebih besar bagi anak-anak muda Indonesia untuk membentangkan sayapnya di negeri ratu Elizabeth. Di artikel kali ini saya akan mengupas secara tuntas tentang studi PhD/S3 di Inggris Raya.

Kampus-kampus terbaik di dunia ada di negara ini

Dari data ranking QS Top University, UK adalah negara ke-2 setelah U.S.A yang menempatkan banyaknya universitas di ranking 100 besar dunia. Tradisi universitas dengan sistem pendidikan yang berkualitas memang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu, untuk itulah ada beberapa kampus yang dijuluki sebagai the Ancient Universities di UK, seperti University of Cambridge atau University of Ediburgh. Dari data QS ranking, berikut adalah ranking top 10 universities di UK yang bisa Anda jadikan acuan [1]:

  1. University of Cambridge (ranking 4 di dunia)
  2. University of Oxford (ranking 6 di dunia)
  3. University College London (UCL – ranking 7 di dunia)
  4. Imperial College London (ICL – ranking 10 di dunia)
  5. University of Edinburgh (ranking 19 di dunia)
  6. Kings College London (KCL – ranking 21 di dunia)
  7. University of Manchester (ranking 29 di dunia)
  8. London School of Economic and Political Sciences (LSE – ranking 37 di dunia)
  9. University of Bristol (ranking 41 di dunia)
  10. University of Warwick (ranking 51 di dunia)

cambridge-university

Saya tidak menampilkan ranking by subject karena bisa saja jurusan tertentu bisa berbeda rankingnya. Alasannya karena studi S3 adalah masalah siapa supervisormu dan seberapa spesifik bidang risetnya. Ranking universitas secara keseluruhan adalah gambaran secara umum reputable university di UK. Saya teringat dengan perkataan seorang Professor di Taiwan ketika sedang melanjutkan studi S2 dulu:

Karena PhD adalah jenjang terakhir perjalanan studi akademik kita, maka pastikan kamu mengambilnya di reputable university.

Jadi jika ada bidang riset yang berkualitas di kampus TOP di dunia, dimanapun itu, maka pilihlah yang reputable university. Selain sebagai pengalaman sekali seumur hidup, kampus-kampus top di dunia biasanya memiliki sistem dan jaringan pendidikan yang meluas. Ini membuka kesempatan anda untuk bisa berkolaborasi dengan banyak peneliti dari berbagai negara dan institusi. Apalagi jika berbicara masalah fasilitas, saya menjamin di top 100 kampus terbaik di dunia kualitas fasilitas amat sangat memadai. Seperti kata Prof. Zhao, seorang professor bidang computer science di University California Santa Barbara (UCSB):

I would suggest focusing on the quality of the research group rather than the school. If the reputation of the prof or the group is good enough, it matters little whether it’s in the UK/Europe or in the US.  Take a look at the top conferences in your topic of interest, and note where the most papers come from. That’s your best hint as to which schools have the best CS departments in your area, and which schools you should target.

SISTEM S3 DI UK

Banyak diskusi menarik tentang sistem pendidikan di UK versus sistem pendidikan di U.S. Dua negara ini memang sering dibandingkan karena memang merupakan rumah bagi kampus-kampus terbaik di dunia. Saat ini, setidaknya UK memiliki 4 sistem PhD yaitu (1) mainstream PhD (2) Integrated PhD, (3) PhD lewat sistem Central Doctoral Training (CDT), dan (4) Engineering Doctorate (EngD) [4].

Sistem pendidikan mainstream PhD ini masih dipakai oleh sebagian besar universitas dan umumnya banyak mahasiswa yang mengambil program doctoral seperti ini. Ada beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang sistem pendidikan mainstream PhD.

Pertama: durasi S3

Secara umum, sistem pendidikan mainstream PhD di UK bisa diselesaikan dalam 3-4 tahun jika dibandingkan dengan di U.S yang bisa mencapai 6-7 tahun karena umumnya 1-2 tahun pertama harus melewati beberapa kuliah yang loadnya cukup berat. Dalam diskusi tentang perbandingan sistem pendidikan di UK dan U.S. banyak peneliti maupun professor yang sudah merasakan sistem pendidikan di kedua negara tersebut mengatakan bahwa durasi S3 di UK memang seharusnya lebih cepat dari U.S.A. Data dari England’s Funding Council mengatakan bahwa sejak tahun 2010/2011, setidaknya 72.9% mahasiswa S3 berhasil menyelesaikan studinya dalam 7 tahun [2]. Angka ini jauh lebih baik dibanding di U.S. yang hanya 46% dari total mahasiswa PhD yang berhasil menyelesaikan PhDnya dalam kurun waktu 7 tahun [3].

Kedua: kewajiban kuliah dan gelar S2

Dalam sistem mainstream PhD, mahasiswa S3 tidak diwajibkan mengambil kuliah di kelas meskipun sepengetahuan saya banyak mahasiswa sosial yang diwajibkan mengambil mata kuliah di jenjang S2 walaupun tidak masuk dalam transcript nilai mereka. Gelar S2 juga harus dimiliki oleh semua applicant yang ingin melanjutkan S3 di UK. Mungkin ini yang menjamin kenapa banyak dari para supervisor tidak menginginkan mahasiswa mengambil kuliah lagi karena gelar S2 mereka sudah cukup merepresentasikan bahwa mereka pernah mengikuti perkuliahan dengan tema-tema tertentu. University of Oxford di jurusan engineering sciences tidak menysaratkan gelar S2. Tapi secara umum gelar S2 adalah keharusan.

Ketiga: Thesis topic

Umumnya, setiap calon mahasiwa S3 sudah memiliki topik yang akan dikerjakan selama studi S3 ketika mereka memulai studinya. Oleh karena itu, salah satu syarat yang umumnya harus dipenuhi bagi pelamar beasiswa S3 adalah keharusan memiliki riset proposal. Ada beberapa kampus yang saya tahu memiliki proses wawancara yang ketat, bisa berlangsung hingga 2 jam hanya untuk memastikan bahwa topik riset yang akan dikerjakan benar-benar reliable e.g. University of Cambridge.

Selain itu, bagi mahasiswa yang berasal dari UK dan EU (negara-negara Eropa), mereka biasanya mendapatkan kesempatan untuk melamar beasiswa via funded profject yang didanai oleh EPSRC atau lembaga-lembaga lain seperti dari industri. Untuk tipe mahasiswa S3 seperti ini, umumnya mereka sudah memiliki tema besar untuk riset S3nya. Mereka hanya dituntut menyelesaikan project yang sudah didesain sebelumnya.

Berikutnya untuk sistem integrated PhD (MPhill integrated with PhD) dan CDT proses penyelesaian studinya hampir sama. Sistem ini sebenarnya termasuk memasukkan sistem U.S. yang harus melewati kuliah selayaknya studi S2 terlebih dahulu. Umumnya untuk integrated PhD dan CDT mereka harus menyelesaikan kuliah compulsory (wajib) di tahun peratama. Jika berhasil lulus dengan baik, mereka akan melakukan ujian kenaikan level menuju PhD. Bisa berupa disertasi yang setara dengan mahasiswa master. Umumnya proses penaikan level menjadi PhD student berlangsung selama 1 tahun hingga 1.5 tahun. Sangat tergantung dengan progress dan sistem di kampus masing-masing.

aerial_oxford

Sedangkan yang terakhir, untuk sistem engineering doctorate (EngD) adalah program PhD yang terintegrasi dengan industri. Negara yang kesohor dengan sistem ini adalah Belanda. Kampus TU Eidhoven adalah salah satu kampus yang memiliki EngD terbaik di dunia. Di UK sendiri sistem ini ada di kampus seperti di ICL. Biasanya risetnya terkait langsung dengan aplikasi bidang inudstri dan bisa menghabiskan 50-75% risetnya di industri langsung [5].

BAGAIMANA PROSES MENDAFTAR S3 DI UK?

Di bagian ini, saya akan memberikan informasi dengan detail syarat-syarat untuk mendaftar di bidang engineering dan social di 5 kampus berikut: (1) Oxford University, (2) Cambridge University, (3) Imperial College London (ICL), (4) University of Manchester, dan (5) University of Bristol (uoB). OxBridge tentu saja saya pilih karena reputasinya yang sudah tidak diragukan lagi. Sedangkan ICL termasuk kampus yang berada di area London yang mewakili kampus-kampus top seperti UCL dan KCL. Manchester University adalah satu kampus top di dunia dengan jumlah mahasiswa terbanyak di UK. Sedangkan UoB adalah kampus S3 saya. Tabel berikut akan menggambarkan secara umum persyaratan masuk S3 di kampus UK [6-9]:

Universitas Bidang umum Jurusan Academic ability MINIMUM English language requirement
University of Oxford Social Social Policy S1: Top first class atau strong upper class IELTS: Overall 7.0 (minimum semua component 6.5)
S1: IPK 3.7/4.0 IBT: 100 (Minimum component scores: Listening – 22; Reading – 24; Speaking – 25; Writing – 24)
S2: harus memiliki gelar S2
Engineering Engineering science S1: Top first class atau strong upper class IELTS: Minimum overall 7.0 (minimum semua component 6.5)
S1: IPK 3.7/4.0 IBT: 100 (Minimum component scores: Listening – 22; Reading – 24; Speaking – 25; Writing – 24)
S2: TIDAK harus memiliki gelar S2
University of Cambrdige Engineering (termasuk CDT) Civil Engineering S1 minimal IPK: 3.7/4.0 IELTS: Overall = 7.0 (Reading: 6.5; Listening: 7.0; Speaking: 7.0; Writing: 7.0)
S2 minimal IPK: 3.5/4.0
Social Social sciences S1 minimal IPK: 3.7/4.0 IELTS: Overall = 7.5 (all components minimal 7.0)
S2 minimal IPK: 3.5/4.0
Imperial College London Engineering Engineering S1 minimal IPK: 3.0/4.0 IELTS: Overall = 6.5 (all components minimal 6.0)
S2 minimal IPK: 3.0/4.0
University of Manchester Social Development Policy and Management S1: Top first class atau strong upper class IELTS test minimum scores – 7 overall, 7 writing, 6 other sections
Engineering Aerospace Engineering S1 a first class with honour IELTS greater than or equal to 6.5 or equivalent (with no sub-test less than 5.5)
S2 minimum Merit
University of Bristol Engineering University of Bristol IPK minimum S1 dan S2 adalah 3.1/4.0 6.5 overall, minimum 6.0 in all bands
Social Law IPK minimum S1 dan S2 adalah 3.1/4.0 7.0 overall, minimum 7.0 in writing and 6.5 in other bands

Catatan tambahan

Ada beberapa syarat tambahan yang penting untuk disediakan yaitu (1) reference letters, (2) CV, dan (3) list of publications. Tiga syarat ini termasuk penting untuk mendongkrak nilai pelamar karena reference letter menunjukkan siapa yang merekomendasikan kamu studi di UK, sedangkan list of Publication bisa menjadi catatan pendukung tentang pengalaman risetmu. Untuk CV, tentu saja pengalamanmu akan dinilai di sana.

Umumnya data yang akan disubmit calon mahasiswa akan dinilai oleh 2 academic staff yang hasilnya akan disampaikan ke head of department. Selain itu, shorlist candidate atau kandidat yang terpilih lewat seleksi administrasi ini akan melewati tahap wawancara. Hal-hal yang dinilai adalah:

(1) outstanding academic ability; (2) proven proficiency in English; dan (3) an excellent research proposal.

Tiga kriteria diatas menunjukkan bahwa Anda perlu menyiapkan riset proposal yang berkualitas. Hanya saja tidak semua proses wawancara berlangsung secara intens. Saya dan Istri dulu waktu melewati proses wawancara di University of Bristol hanya seperti formalitas. Lain halnya dengan rekan saya yang lain di University of Cambridge yang harus melewati wawancara hingga 2 jam. Silahkan merujuk ke web di link references, kalian akan mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

LALU BAGAIMANA DENGAN BEASISWA?

Sayang sekali, di UK, umumnya funded project seperti tulisan saya di sini: https://ariomuhammad.com/2013/12/22/journey-to-phd-3/ hanya tersedia bagi mahasiswa dari negara EU dan UK. Alasannya sederhana karena memang Tuition Fee international studentnya yang 3 kali lipat dibanding mereka yang berasal dari EU dan UK. Untuk itulah, jika ada kandidat yang mendapatkan beasiswa dari funded project dan bukan dari EU atau UK, maka ybs harus menanggung biaya sisa yang perlu dibayarkan ke universitas.

Diluar itu Anda bisa mendapatkan beasiswa lewat beberapa lembaga berikut:

  1. Islamic Development Bank: https://ariomuhammad.com/2015/02/11/beasiswa-islamic-development-bank-idb-untuk-s3-dan-postdoctoral-20152016/
  2. Beasiswa Schlumberger: https://ariomuhammad.com/2014/09/20/beasiswa-schlumberger-foundation-untuk-perempuan-dari-negara-berkembang/
  3. Beasiswa BUDI DIKTI: https://ariomuhammad.com/2015/02/16/beasiswa-s2-s3-dikti-luar-negeri-telah-dibuka/ atau http://budi.ristekdikti.go.id/web/
  4. LPDP: http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/

Demikian info studi S3 di UK. Semoga bermanfaat.

References:

[1] http://www.topuniversities.com/university-rankings-articles/world-university-rankings/top-universities-uk-201617

[2] https://www.timeshighereducation.com/news/phd-completion-rates-2013/2006040.article

[3] http://www.phdcompletion.org/resources/cgsnsf2008_sowell.pdf

[4] Istilah ini tidak baku. Saya yang membuatnya sendiri

[5] http://www.imperial.ac.uk/study/pg/courses/about-our-doctoral-qualifications/

[6] https://www.ox.ac.uk/admissions/graduate/courses/dphil-social-policy?wssl=1

[7] https://www.ox.ac.uk/admissions/graduate/courses/dphil-engineering-science?wssl=1

[8] http://www.graduate.study.cam.ac.uk/

[9] http://www.bristol.ac.uk/study/postgraduate/apply/supporting-documents/

Sumber gambar 1: http://www.likedreviews.com/wp-content/uploads/2015/02/Cambridge-University.jpeg

gambar 2: http://www.ox.ac.uk/sites/files/oxford/styles/ow_large_feature/public/field/field_image_main/aerial_oxford.jpg?itok=jQ67g78G

Iklan

One thought on “Journey to PhD (41) – Kupas tuntas studi S3 di Inggris Raya (UK)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s