#Random Writing – 3

Bismillah..

What a wonderful week without Facebook 😛

Well, it is just my self, that will be different for others so do not take it personally 🙂

Finally, reading 5 papers in this week. Readingnya bener-bener baca dan mereview satu-satu. Disemua aspek isi paper saya bedah. Karena habis-habisan mencari paper-paper yang pas dengan riset nanti, sy juga beberapa kali akhirnya berkorespondensi dengan Dr. Goda, calon supervisor saya. Continue reading

(Q&A Beasiswa) Bagaimana Mendapatkan Beasiswa Pasca Sarajana Luar Negeri (BPPLN) DIKTI?

Bismillah…

Tulisan yang bertajuk (Q&A Beasiswa) adalah semua kumpulan tulisan terkait pertanyaan mengenai beasiswa di semua jenjang. Semoga memudahkan! saya merangkum beberapa pertanyaan yang hampir sama agar lebih mudah kepada para penanya untuk Saya beri jawaban.

Sejak bulan ini dan mengikuti lokakarya pra keberangkatan ke Luar Negeri dari DIKTI, yang merupakan tahap terakhir seleksi BPPLN DIKTI, akhirnya saya tercatat sebagai penerima BPP LN DIKTI gelombang 2, 2014. Saat ini tercatat sekitar 80 orang calon karyasiswa yang merupakan dosen PTN/PTS yang akan berangkat keluar negeri dengan sponsor DIKTI.

Sebagai informasi, target pendanaan sekolah S2 dan S3 DIKTI selalu tidak memenuhi kuota. Tahun lalu, 1000 kuota disediakan bagi dosen dan tenaga pendidikan untuk melanjutkan studi S2 dan S3 di dalam dan luar negeri, tetapi hanya tercapai sekitar 30% atau hanya sekitar 300 orang. Tahun ini, targetnya dikurangi menjadi 300 untuk BPP LN, dan sepertinya target itupun akan sulit untuk dicapai.

Masalah yang paling krusial dan selalu saya temukan ketika mencari tahu informasi terkait beasiswa DIKTI adalah

“BEASISWA DIKTI INI GA BANGEEETTT”

Pake bangeeet, begitu kira-kira. Dari sekitar 8 orang yang saya tanyakan dan merupakan penerima beasiswa DIKTI, hanya 1 orang yang merekomendasikan saya untuk mengambil DIKTI. Kebetulan satu orang ini adalah rekan baik saya karena sama-sama S2 di NTUST-Taiwan dulu yang sekarang sedang melanjutkan S3 di Negara yang sama dengan tujuanku. UK.

Tapi setelah mencari berbagai informasi terbaru, termasuk dari para karyasiswa DIKTI tahun 2013, saya mulai menemukan titik terang. Ditambah lagi dengan beberapa “kelebihan” yang ditawarkan DIKTI semenjak tahun 2014, maka bulatlah sudah tekad saya untuk memasukkan lamaran ke DIKTI.

bristol

Continue reading

Journey to PhD (6) – Gagal, Lalu Bangkit

Bismillah..

Ini adalah rangkuman cerita bertajuk “Journey to PhD”. Semua tulisan dalam tema ini akan mengangkat kisah studi saya hingga memperoleh gelar PhD -Insya Allah-

Terus terang, saya masih menyimpan secercah harapan untuk bisa menembus TU Delft Belanda.

Inikah obsesi?

mungkin saja.

Anda bisa menyebutkan dengan bahasa yang mungkin mengggambarkan kengototan saya.  Tapi sepertinya, jalan saya adalah menuju Bristol University – Insya Allah 🙂

Kemarin malam, untuk kesekian kalinya, email ditolak sebagai salah satu calon penerima beasiswa PhD position di TU Delft datang lagi. Ini adalah aplikasi saya yang ke-21.

Dear applicant,

Thank for your interest in our vacancy for a PhD Reinforced Concrete Structures. I apologise for this late reaction, but we have received more than 150 reactions. It took some time to make a selection.

The selection committee has now made a first selection based on qualifications and motivation. I regret to inform you that your application did not sufficiently match the required profile. Therefore, your application is not selected for further consideration. The committee would like to express its appreciation for the trouble you have taken.

We wish you all the best in your future career and thank you for your interest in working at Delft University of Technology.

Kind regards,

on behalf of the selection committee,

Sedih?

Biasa saja.  Continue reading