(Q&A Beasiswa) Cara Menghubungi Profesor

Bismillah…

Tulisan yang bertajuk (Q&A Beasiswa) adalah semua kumpulan tulisan terkait pertanyaan mengenai beasiswa di semua jenjang. Semoga memudahkan! saya merangkum beberapa pertanyaan yang hampir sama agar lebih mudah kepada para penanya untuk Saya beri jawaban.

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum wr. wb.

Pak Ario perkenalkan saya XXXXX dari Universitas XXXX, tepatnya Jurusan Teknik Elektro.
Saya tadi googling cara mendapatkan beasiswa di Taiwan, ketemu Bloknya panjengenan, dan saya terkagum membacanya.
Kebetulan saya ada niatan untuk melanjutkan S2 ke Taiwan, terutama NTUST bidang Computer Science.

Untuk itu, apakah saya bisa minta bantuan dihubungkan dengan salah satu professor di NTUST
agar saya dapat melakukan korespondensi dan tentu pemperlancar disetujuinya beasiswa studi di sana.

Demikian pak Ario, mohon maaf bila kurang berkenan. Apabila dibutuhkan informasi tambahan tentang saya,
dengan senang hati, saya akan kontak pak Ario lebih lanjut.
Atas bantuannya saya ucapkan banyak terimakasih, semoga bantuan pak Ario menjadi amal baik bagi kita semua.

Wasalamu’alaikum wr. wb.

 

Jawaban:

Continue reading

Journey to PhD (4)

Bismillah..

Ini adalah rangkuman cerita bertajuk “Journey to PhD”. Semua tulisan dalam tema ini akan mengangkat kisah studi saya hingga memperoleh gelar PhD -Insya Allah-

Sudah lama rasanya saya tidak melanjutkan kisah mencari beasiswa S3, terakhir kali tercatat akhir Desember adalah waktu dimana saya menuliskan bagian ke-3 cerita ini. Banyak hal yang telah terjadi selama kurun waktu 3 bulan ini. Kekecewaaan, kebahagiaan, juga waktu menunggu yang terkadang membosankan. Saya akan coba berbagi dengan semua pembaca yang setia membaca cerita ini. (Emang ada? :P) Mari, dengarkan “dongeng”ku, ceritanya lumayan panjang 🙂

Kegagalan demi kegagalan

Sejak awal memutuskan mencari beasiswa S3 di Eropa, saya benar-benar tahu, ini takkan mudah. Sampai saat ini, kurang lebih ada 18 aplikasi S3 melalui skema PhD position yang telah saya masukkan. Berikut adalah listnya:

  1. PhD position in the institute for building material of ETH-Zurich – Swiss
  2. PhD position in the Institute of Construction and Infrastructure Management – ETH Zurich – Swiss
  3. PhD position in Geomechanics Lab of EPFL – Swiss
  4. PhD position in Structural Concrete Group – Liege University (Belgia)
  5. PhD Position in KTH Stockholm – Swedia
  6. PhD Position in Lulea University of Science and Technology – Swedia
  7. PhD in Structural Mechanics Group of KU Leuven
  8. PhD Position in Engineering Risk Analysis Group of TU Munchen (TUM)
  9. PhD position in MaREI group of NUI – Galway, Irlandia
  10. PhD Position in Tu Delft bidang Rolling Contact Fatigue Modeling
  11. PhD position at The Institute of Continuum and Material Mechanics of the Hamburg University of Technology-TUHH
  12. PhD position at the structural mechanics laboratory, KU Leuven – Position about Reliability of NDT testing. Belgia
  13. PhD position at the structural mechanics laboratory, KU Leuven – Position in NDT testing of construction material, Belgia
  14. PhD Position Infrastructure Management of ETH Zurich – Swiss
  15. PhD position in TU Delft about Long-term performance of geopolymer. Belanda
  16. PhD Position about “Contribution to the study of eddy current NDT&E from the field calculation reliability – Application to composite materials.” in University of Nantes, Perancis
  17. PhD Position in Aalborg University – Denmark
  18.  PhD position at Magnel Laboratory for Concrete Research, Ghent University. Belgia
  19. PhD position in NDT testing of construction Material, Ghent University. Belgia
  20. PhD position in Concrete Evaluation in NTNU, Norwegia

ucl-campus-rom-university

Selain melalui skema PhD position, saya juga mendaftar sebagai PhD student di 3 Universitas di Eropa. Jika saya diterima di kampus tersebut, saya berencana mendaftar beasiswa DIKTI atau LPDP, seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya. Universitas tersebut adalah:

Continue reading