Korea2013: Seoul, Annyeong haseyo (2)

Ini adalah bagian dari rangkaian tulisan perjalanan saya ke Seoul – Korea Selatan bertajuk Korea 2013. Rangkuman ceritanya ada disini

Bismillah..

Aku menggosokkan kedua tanganku mencari kehangatan. Ada senyum di bibir yang tiba-tiba merekah sebagai tanda betapa semua lelah perjalanan sejak kemarin terbayar sudah. Angin musim semi dengan suhu 16 derajatnya menghantam tubuhku yang sudah mulai hangat karena telah dilapisi dengan jaket yang lebih tebal. Jaket ungu ini penuh kenangan. Jaket pemberian sahabatku yang sewarna dengan milik istriku. Sejak bulan madu di Malang, melewati musim dingin di Taipei, hingga dinginnya trenggalek telah menjadi saksi kebersamaan kami berdua dengan jaket berwarna ungu ini.

Pandanganku kuarahkan kesekeliling halte Bus. Terlihat beberapa nomor Bus berawalan 60 berada dilokasi ini. Ada 6005, 6013, 6015 hingga 6011 yang menjadi bus tujuanku. Kondisi pemberhentian bus ini masih sepi, mungkin karena bukan jam puncak keberangkatan pesawat sehingga sangat sedikit orang yang berlalu-lalang.

SAM_5070

Lokasi halte Bus di Incheon Airport Baca lebih lanjut

Iklan

Korea2013: Seoul, Annyeong haseyo (1)

Ini adalah bagian dari rangkaian tulisan perjalanan saya ke Seoul – Korea Selatan bertajuk Korea 2013. Rangkuman ceritanya ada disini

Bismillah..

Aku memutar jam ditanganku mempercepatnya 1 jam setelah pilot memberitahukan bahwa 15 menit lagi kami akan tiba di Seoul. Langit cerah, awan-awan putih membumbung tinggi di balik jendela pesawat. Ada perasaan haru dan tak biasa tiba-tiba hadir seketika. Rasa hangat yang menandakan kebahagiaan yang berbeda karena telah berhasil mencatatkan lagi sebuah cita-cita sederhana. Sekali lagi aku ingin mengatakan, bahwa hal-hal seperti ini sangatlah biasa bagi para pembaca dan rekan-rekanku diberbagai negara. Namun aku tak mau melewatkan momen-momen ini berlalu begitu saja. harus ada hikmah yang bisa menginspirasi banyak orang. kalau bukan untuk mereka yang sudah terbiasa, semoga tulisan-tulisan rangkuman perjalanan ini memberikan kesempatan kepada siapapun untuk meyakinkan dirinya, bahwa ia mampu melakukan apa saja, selagi ia berusaha dengan sebaik-baiknya.

Suhu di Seoul menyentuh angka 16 derajat. Aku tiba-tiba teringat dengan Taipei, kota penuh kenangan yang selama 3 tahun aku tempati. Anginnya pasti sejuk dengan cuaca seperti ini. Musim semi memang masih berlangsung hingga selesai bulan Mei. Ini kesempatan yang mengasyikkan karena aku bisa merasakan udara yang sejuk walau suhu belasan derajat termasuk cukup dingin apalagi dibandingkan dengan Surabaya 😛

Incheon airport dan sekitarnya mulai terlihat dipandanganku setelah pesawat hampir mendarat di bandara megah ini. Jalan-jalan yang rapi seperti halnya Taipei, hijaunya tanah-tanah dan mobil yang berlalu lalang terlihat dari jendela pesawat yang kutumpangi. Cuaca benar-benar cerah. Sinar matahari menyentuh bumi dengan begitu sempurna, terasa kecil diri ini jika dibandingkan dengan kesempurnaan ciptaan-Nya. Aku termenung sesaat membayangkan keindahan dan kesempurnaan ciptaan Allah. Secantik dan sesempurna apapun ciptaan manusia, tidak akan pernah bisa mengalahkan kesempurnaan penciptaan Allah. Awan-awan yang putih bersih, matahari yang mengintip dengan sinarnya yang hangat, pohon-pohon yang rindang semua menyatu dengan kemajuan penataan wilayah di sekitar bandara. Sungguh menakjubkan.

 SAM_5069Halte Bus Bandara Incheon

Baca lebih lanjut

Tentang Mimpi (4) – Second International journal of 2013

Bismillah..

Here is the second international journal written by me and my wife after International Journal of Computer Applications (IJCA) which was published in February Edition. It is also the fourth publication in 2013. Next target will be the improvement of research quality. The paper has published in Journal of Advances in Computer Network (JACN). Gambar

Baca lebih lanjut

Tentang Mimpi (3)

Bismillah…

Cerita sebelumnya untuk bulan Januari ada di sini, sedang Februari ada di sini

Sebelumnya saya sudah menuliskan rangkaian perjalanan selama bulan Januari dan Februari. Kali ini giliran bulan Maret.

Ini adalah bulan penuh tantangan dan godaan

Apa godaannya? rasa bosan dan malas.

Dua hal ini menjadi godaan saya terbesar dalam merealisasikan berbagai mimpi dan cita-cita yang sudah kurancang. Di sisi lain, dengan mencatat semua kejadian yang ada dalam agenda saya, saya akhirnya benar-benar mengetahui apa saja kelemahan-kelemahan saya, di momen mana saya bangkit, juga kapan saya tiba-tiba mulai mengendur semangatnya. Semua catatan memori ini sangat membantu saya untuk mengatur ritme hidup di masa yang akan datang. Saya menuliskan ini di pekan ke-3 Mei, dan saya masih setia membuat planning satu persatu untuk merealisasikan targetan saya tahun ini.

photo0006

Baca lebih lanjut

Korea2013: Aku dan Seoul

Ini adalah bagian dari rangkaian tulisan perjalanan saya ke Seoul – Korea Selatan bertajuk Korea 2013. Rangkuman ceritanya ada disini

Bismillah..

Berkunjung dan beranjak dari tempat kita yang nyaman terkadang memang perlu kita lakukan. Menjelajah satu negeri ke negeri lain, bertemu dengan budaya yang berbeda, orang dan karakter yang berbeda selalu memberikan pendewasaan bagi jiwa yang lemah ini. Seoul, akhirnya aku menginjaki kota ini merealisasikan mimpiku tahun ini.

Seperti biasanya, disetiap tempat yang kita datangi selalu akan menjadi momen yang menyenangkan jika kita tinggalkan kenangan dan cerita bersama memori yang terekam. Semoga menjadi cerita untuk anak, cucu, keturunanku. Saat ini, tulisan dan rekaman gambar ini aku persembahkan untuk Muhammad DeLiang al-Farabi yang masih dalam masa penyembuhan batuknya setelah dihantam Diare selama 3 hari.

“Berpetualanglah nak.. Lihat dunia dan taklukkanlah ia.. Jadilah kamu generasi pejuang Nabi yang mampu memberi catatan sejarah bagi agama dan bangsa. Jika ayahmu di usia 25 tahun baru berpijak di 4 negara, Taiwan, Malaysia, Hongkong, dan Korea. Maka di usiamu yang sama nanti harus beratus bahkan beribu kali lipat lebih baik dari ayahmu.”

SAM_5073

Di halte Bus Incheon International Airport Baca lebih lanjut

Korea2013: Mendapat Dana Untuk Conference

Ini adalah bagian dari rangkaian tulisan perjalanan saya ke Seoul – Korea Selatan bertajuk Korea 2013. Rangkuman ceritanya ada disini

Bismillah..

Perjalanan mendapatkan dana conference ke Korea termasuk sangat rumit. Tidak mudah lebih tepatnya. Saya pribadi tentu pernah merasakannya. Pernah mengalami kegagalan pencarian dana ke Conference di Kinabalu-Malaysia, Kuala Lumpur-Malaysia, Kroasia, India, juga Beijing-China. Kegagalan ini membuat saya “kebal” jika kali ini upaya untuk mendapatkan dana conference gagal lagi.

Dalam daftar mimpi saya tahun ini, 2 conference menjadi tujuan saya. Di awal Januari, asaya menargetkan bisa mengikuti conference di Cagliari-Italia dan salah satu konfrensi di Asia. Setelah paper di Cagliari di terima, saya kemudian memutar otak bagaimana caranya mendapatkan dana untuk terbang ke sana?

Namun setelah berdiskusi dengan istri, akhirnya saya memutuskan untuk tidak meneruskan publikasi paper riset saya di CC Cagliari. Sebuah conference tentang computing dalam bidang Civil Engineering. Alasannya sederhana, karena kemahalan. Setelah menghitung-hitung, dana yang saya butuhkan sekitar 500 USD kemudian jika paper tidak dipresentasikan, maka tidak terhitung dalam bagian conference tersebut, meski anda sudah bayar. Baca lebih lanjut