Menjemput Impian

Bismillah…

Dan sepertinya memang begitu,

aku akan selalu berada disini, ditemani dengan mimpi-mimpi panjang yang terus berjejeran.

Tak mungkin ku melukiskan pelangi dihadapanmu, sebab yang seharusnya terjadi adalah membawa sekokoh janji yang akan mampu menciptakan keindahan-keindahan pada masa yang sepantasnya.

Akupun selalu percaya, bahwa kekuatan iman tentulah menjadi kuncinya. Meski menjaganya, tentulah tak mudah. Tapi, jika kita memulai semuanya ini untuk sebuah tujuan yang besar karena Allah, kenapa kita mengatakan tak bisa untuk terus bertahan dalam ketundukan kepada-Nya ?

Wahai hati..

Tetaplah pada kekokohanmu.. Bertahanlah disana hingga masa menjemput impian itu tiba dalam rentang waktu yang tentu saja tak biasa.

Temankan dirimu dengan munajat-munajat panjang yang tersusun manis di ujung-ujung malam. Menisbahkan yang terpendam dalam larik-larik pelangi yang selalu indah untuk dikenang.

Maka biarlah setiap jejak itu menjadi titk tolak untuk melangkah. Menuliskan syair-syair perjuangan yang panjang dan tak berkesudahan, hingga membuyarkan mereka yang bernama gelisah dan jauh dari kata tentram.

Tenanglah… karena keindahan itu akan terasa manis kala kesabaran selalu berteman dengan keimanan..

Taipei, 29 Januari 2011

~ Yusuf Al Bahi ~

Iklan

3 thoughts on “Menjemput Impian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s