Seharusnya …

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bismillah..


bodoh_dan_bingung1Seharusnya… Asuransi Prudential saya harus segera selesai. Di telepon oleh agen, lalu saya menuju Taman Siswa untuk mengambilnya..

Seharusnya.. Sudah ada rencana untuk berangkat ke Jakarta (lagi) guna pengurusan legalisasi asuransi ini. Namun, keengganan meninggalkan Yogya, karena mendekati bulan Ramadhan, begitu menyita pkiranku. Solusi memakai calo adalah hal terbaik. Nuansa Ramadhan bisa sangat terganggu jika aku memaksa untuk melegalisasi sendiri. apalagi biayanya ga beda jauh 😦

Seharusnya.. Aku tidak menyia-nyiakan waktu setiap malam senin, rabu dan jum’at, karena ada jadwal kursus academic writing. namun apa daya, rasa malas untuk beraktivitas begitu mengganggu 😦

Seharusnya.. Aku sudah mulai menggerakkan jari, dan menulis paper TA ku yang lolos di International Conference di Makassar. Apa daya, pikiran sedang tidak bisa fokus

Seharusnya.. Aku sudah mulai belajar beberapa hal untuk persiapan studi master. Lagi-lagi, alasan tidak bisa fokus menjadi kambing hitam untuk semua ini 😦

Seharusnya.. Aku sudah mulai beres-beres mempersiapkan keberangkatanku, apalagi waktu kontrakan sudah hampir habis. Namun (lagi-lagi) kaki ini malas untuk bergerak.. Malas untuk melangkah..

Seharusnya.. pagi ini aku tidak berada di depan laptop. ke Kampus, menyelsaikan riset kolom LRHA, bergumul dengan lab dan teman-teman seperjuangan, atau terlibat dengan syuro kampus, walau ruh saya seakan hilang entah kemana, karena lebih sering tidak nyambung dengan program dakwah yang diprogramkan. atau aku sendiri yang membuat kedidaknyambungan ini ?

Seharusnya.. Aku bisa mendengar keluh kesah cintaku.. separuh hidupku.. Ibu ku.. Kakakku.. Aku tak bisa mentolerir kesalahan ini.. Aku takkan pernah bisa memaklumi semua ini.. Membiarkan perlakuan yang membuat orang-orang yang kucintai menangis.. bersedih karena malu.. dimana perasaanmu ? dimana kehormatanmu jika lebel ikhwan itu melekat dalam dirimu ? sungguh aku tak bisa mengatakan ini baik-baik saja..

Seharusnya.. Aku bisa lebih bersemangat.. Lebih produktif.. Lebih bisa bermanfaat di hari-hari terakhir ini..

Seharusnya..

Seharusnya.. dan

Seharusnya..

Hanya itu kah yang bisa kau lakukan yo ?

Aku ingin Ramadhan ku kali ini lebih bercahaya, lebih bermakna, lebih berwarna..

Untuk hidup yang lebih baik Insya Allah..

Mudahkan ya Rabb..

Aku tak ingin masalah ini menyita pikiranku sampai melebur titik fokusku..

Astaghfirullahu…


Yogya, 19 Agustus 2009

~ Yusuf Al Bahi ~

Iklan

4 thoughts on “Seharusnya …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s