Gimana Persiapannya ?

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bismillah…

Gimana persiapannya ?

Begitulah pertanyaan yang sering kali muncul ketika bertemu dengan beberapa sahabat baik di dunia maya maupun teman-teman kampus.

Agak malas, sebenarnya menjawab pertanyaan seputar persiapan saya.

Karena jujur, saya kayak orang bingung mempersiapkan keberangkatan saya 😀

Ada sekitar 20-an buku-buku Agama yang kubawa. Buku kuliah, hanya sedikit (kalau tak ingin bilag tidak dibawa… 😀 )

Ahaaaaaaa….

Apa sebenarnya yang terjadi ? Baca lebih lanjut

Iklan

Pemuda Yang Dirindukan Syurga (2)

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Bismillah..

Jika ketenangan jiwa ingin engkau kecapi

Dan manisnya iman ingin engkau singgahi

Maka sujudlah padaNya

Sebab DIA lah yang menganugerahkan semua kenikmatan

Jika sabar ingin di latih

Dan nafsu yang semakin merajalela ingin dikendalikan

Maka BERPUASALAH

Sesungguhnya energi baru akan melebur bersamamu

Tatkala terik mentari menghangat dipusaran bumi dan tetesan keringat terus bercucuran, masihkah sabda padaNya tercurah ?

Bila lelah menyapa dan semua kelemahan terkuak didalamnya, masikah kita bertasbih kepadaNya ?

Saat itulah ketahanan fisik dan iman diuji. Sejauh mana engkau BERSABAR menempuh segala godaan dan sekuat apa engkau MENAHAN segala NAFSU DUNIA yang mengganggu.

Salah satu sarana untuk melatih ketahanan fisik, iman serta kesabaran adalah dengan BERPUASA. Aktivitas ruhiyah ini akan mengajarkan kepada kita bagaimana meletakkan iman sebagai prioritas utama tatkala aktivitas padat menunggu di keseharian kita. Aktivitas orang-orang shalih ini memberikan sebuah pencerahan kepada kita, bahwa kenikmatan yang Allah sediakan kepada orang-orang beriman adalah sesuatu yang mesti kita cari, seberapa payahpun kita.

Dialah HAMZAH AL-ASLAMY, pemuda yang telah mengajarkan kepada kita untuk senantiasa mengamalkan amalan ini. Dia mengajarkan kepada kita untuk memperhatikan MASA MUDA sebelum MASA TUA, sebagaimana penuturan Rasulullah yang diriwatkan oleh Al-Hakim Baca lebih lanjut

Menangis Karena-Nya

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Bila malam merambat

Dia berhenti dari kenikmatan tidurnya

Memercikkan air diwajah, tangan dan kakinya

Lalu menuju mimbar Rabbnya

Dengan penuh kekhusyuan dia menangis

Merenung, terpekur penuh kenikmatan

Lalu ketakutan kepada Rabbnya menjadi pakaian kehidupannya

Bismillah…

Pernahkah kita merenung tentang ucapan kita bahwa “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah” (Al-An’am : 162). Atau, pernahkah kita berpikir sudah banyakkah pengorbanan yang kita lakukan untuk berjihad dijalan-Nya ? Lantas adakah energi yang mengerakkan lahir dari perenungan kita tersebut ? energi ini mampu membongkar pertahanan malas yang menggerogoti tubuh, energi ini mampu memberikan semangat baru untuk beramal dan energi ini mampu mempertahankan kenikmatan iman di dalam jiwa sehingga ia mampu menguatkan, mengokohkan serta menjadikan pribadi-pribadi kita lebih mulia dan bercahaya.

Ya…

Dialah energi yang bersumber dari ketakutan kita kepada allah.

Merenung dan berfikir sejenak, pada waktu dan tempat yang menghangatkan, akan membuat kita berpikir, tentang amal-amal kita, dosa-dosa yang telah kita kerjakan, kesia-siaan dalam beraktivitas, serta senantiasa menggerakkan batin kita untuk berdzikir dan mengingat Allah swt. Baca lebih lanjut

Menghitung Hari

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bismillah..

zen 520Hari ini, tepat 26 Agustus 2009. Itu berarti 5 hari lagi saya akan meninggalkan Yogya.

Entahlah.. sampai sekarang saya masih belum packing barang-barang saya.

Alhamdulillah.. ada agenda makan-makan gratis ditambah dengan persiapan tim DK UMY untuk PMB yang kebetulan ada pas momen-momen terakhir di Yogyakarta…

25 Agustus 2009, buka puasa bareng sekalian sharing persoalan Dakwah Kampus Bantul di Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Baca lebih lanjut

Selamat Jalan Dik… !!!

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bismillah..

GIVAR-ARIO-MITO-ANDRE-HARDISuatu waktu.. 2 tahun yang lalu..

“Maaf ka… bisa minta nomor Hp nya ?”

Kutatap wajah lelaki muda itu.. tersembunyi seraut ketakutan memasuki catatan hidup baru sebagai mahasiswa. Bersamanya, kulihat sosok lain yang juga tak kalah gelisah..

“Oh… tentu.. bisa-bisa..” Lalu kusebutkan beberapa nomor yang merupakan kartu GSM-ku.

Cerita berlanjut..

Silaturahim..

Cinta..

Forum ta’lim demi ta’lim..

Kemudian bermetamorfosis menjadi Liqo.. Baca lebih lanjut

Jika Ada Yang Melamarmu

Jadikan cintaku padaMu ya Allah

Berhenti di titik ketaatan

Meloncati rasa suka dan tak suka

Karena aku tahu, mentaatimu dalam hal yang tak kusukai

Adalah kapayahan, perjuangan dan gelimang pahala

Karena seringkali ketidaksukaanku,

Hanyalah bagian dari ketidaktahuanku

(Salim A. Fillah)

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Bismillah..


Pernahkah seorang lelaki (Ikhwan) datang kerumahmu dengan niat yang tulus untuk menikah. Mencoba mengumpulkan keberanian agar bisa bersanding dengan seseorang yang sholihah. Dia membawa sejumput harapan agar proses yang akan dia tawarkan bisa dihargai dan akan sangat membuatnya bahagia jika proses ini diterima dengan senang hati.

Mungkin tidak ada yang pernah tahu, betapa debarnya perasaan yangs edang dia rasakan karena bermacam asumsi menari dipikirannya. Apakah saya ditolak? Ataukah diterima?

Lelaki itu akan mengucapkan “Alhamdulillah…” jika diterima dan akan mengucapkan “Allah Akbar..” jika ditolak.

Ya… dialah lelaki sholeh, yang mencoba menggenapkan separuh agamanya hanya diniatkan karena Allah dan sebagai sarana untuk menajaga diri dari godaan nafsu dunia.

Lantas…

Bagaimana jika ikhwan yang datang dihadapanmu adalah seorang lelaki yang tak pernah diimpikan sama sekali olehmu.

Dia hanya seorang ikhwan yang wajahnya (maaf) jelek terkesan sangar, pendek, bungkuk, hitam dan fakir. Pakaiannya lusuh, bahkan kakinya pecah-pecah. Baca lebih lanjut

Beberapa Hadits Lemah Tentang Keutamaan Puasa

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bismillah..

Hadits Pertama

“Artinya : Awal bulan Ramadhan merupakan rahmat, sedang pertengahannya merupakan magfhiroh (ampunan), dan akhirnya merupakan pembebasan dari api neraka”. [Riwayat : Ibnu Abi Dunya, Ibnu Asakir, Dailami dll. dari jalan Abu Hurairah]

Derajat hadits ini : DLAIFUN JIDDAN (sangat lemah).
Periksalah kitab : Dla’if Jamius Shagir wa Ziyadatihi no. 2134, Faidhul Qadir No. 2815.

Hadits Kedua

Artinya : Dari Salman Al-Farisi, ia berkata : Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Pernah berkhutbah kepada kami di hari terakhir bulan Sya’ban. Beliau bersabda : “Wahai manusia ! Sesungguhnya akan menaungi kamu satu bulan yang agung penuh berkah, bulan yang didalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, bulan yang Allah telah jadikan puasanya sebagai suatu kewajiban dan shalat malamnya sunat, barang siapa yang beribadat di bulan itu dengan satu cabang kebaikan, adalah dia seperti orang yang menunaikan kewajiban di bulan lainnya, dan barangsiapa yang menunaikan kewajiban di bulan itu adalah dia seperti orang yang menunaikan tujuh puluh kewajiban di bulan lainnya. Dia itulah bulan shabar, sedangkan keshabaran itu ganjarannya surga…. dan dia bulan yang awalnya rahmat, dan tengahnya magfiroh (ampunan) dan akhirnya pembebasan dari api neraka…” [Riwayat : Ibnu Khuzaimah No. hadits 1887 dan lain-lain] Baca lebih lanjut